kacamatapecah

RSS

My, How Time Flies

Hari ini setelah sekian lama akhirnya punya kesempatan main ke sebuah gedung tua di Jalan Belitung 8. Gedung yang selama 3 tahun saya menghabiskan waktu, gedung yang memiliki tempat tersendiri di hati. Ya, akhirnya saya bener-bener bisa menginjakkan kaki disana lagi, menyusuri setiap jengkal bangunannya, bukan hanya memandangi dari kejauhan, bukan hanya sekedar lewat.

Menyusuri Jalan Kalimantan yang kini sudah bersolek, bangunan-bangunan yang beralih fungsi hingga mushola kecil yang kini sudah bertransformasi menjadi sebuah mesjid yang indah. Tidak banyak yang berubah dari Bazaar, hanya teralis merah yang menarik perhatian. Sayang, para pedagang Bazaar tidak ada yang menjajakan dagangannya. Ya, ini hari libur. Pun dengan Lapangan Parkir Belakang, hanya mading saja yang nampak berubah.

Koridor. Hanya stand dari salah satu bank swasta yang baru disini. Selebihnya, sama seperti ketika terakhir saya kesini. Dan oh, gedung kelas X sekarang bertambah satu tingkat! Sayang, bangunan diatas toilet internasional masih belum menunjukkan perkembangan.

Menyusuri gedung lama, menaiki setiap anak tangga yang sama seperti dulu, melihat aula yang sudah dimakan usia namun tetap memancarkan pesonanya.

Sampai saya bertemu wajah-wajah baru, wajah wajah yang tidak saya kenal memainkan angklung yang dulu saya dan sahabat saya mainkan. Bertemu beberapa wajah yang saya kenal, mereka tampak sama seperti terakhir saya bertemu mereka.

Mencoba kembali menggetarkan sang bambu. Oh, saya lupa kapan terakhir kali saya menggtarkannya.

Sejenak saya terpikir, ternyata sudah lama sekali sejak terakhir kali saya berada disini, di SMA Negeri 3 Bandung. Di setiap sudut bangunannya tersimpan berjuta-bermilyar kenangan dan kini saya merasakannya kembali. Rasanya baru kemarin saya lulus dari sekolah ini.

Oh my, how time flies.

p.s. ini bahasanya agak-agak gimanaa gitu, efek udah se-abad ga pernah nulis -____-